Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2025

Perasaan

Topik yang ga akan pernah abis di dalam hidupku kayanya soal perasaan. Menurutku, ini adalah hal fundamental dalam bersosialisasi. Ini menggerakkan kita untuk melakukan sesuatu yang mungkin seharusnya tidak kita lakukan.  Selama kita hidup, hal ini akan melekat pada kita seperti ‘tubuh kedua’. Ia bisa sakit, senang , bingung layaknya manusia. Contoh, ketika kita sudah lelah secara fisik terkadang masih bisa berusaha, kenapa? karena ada bantuan dari ‘tubuh’ kita yang lain sehingga tubuh fisik kita termotivasi dan bergerak kembali. Aku terlalu peka terhadap ‘tubuh kedua’ ku ini, sehingga jika sakit, walaupun tidak terlihat, bisa membuatku juga ikut merasakannya lebih baik daripada orang lain, mungkin ? Ini hal dasar yang kita punya sebagai seorang manusia kan ? fungsinya juga luar biasa, menjadi penghubung tidak terlihat antara kita . Entah apa yang Tuhan pikirkan ketika menciptakan hal ini. Mengapa dibutuhkan suatu ‘dudukan’ seperti ini? Kalau kita renungkan kembali, kita suda...

Part of Eirenisme 2

  15.07.2025 14.31 Hari ini aku sudah menghubungi mantanku. Aku beranikan chat dia setelah aku putuskan dan aku blokir selama 2 bulan, kukira 2 minggu . Bisa gitu ya ? Dengan grogi aku chat mau bilang kalau aku ada ujian jadi kacab hari ini. Ini salah satu momen penting dalam hidupku. Aku tahu dia tu seneng kalau apa2 dia dikabarin, jadi aku coba kabarin la. Walaupun emang niat juga sih nanti pas mau ujian aku chat. Setelah di balas rupanya ujian aku diundur, kan bangke ? Aku udah ga tidur semalam karena grogi, udah rencana mau chat dia juga hari ini, malah ga jadi. Cuman gapapa sih, karena kita wajib berpikir positif yauda mungkin aku disuruh belajar lagi + memperbaiki hubungan dulu dengan dia, eakkk. Jujur, aku masih merasa bersalah dengan dia. Malam itu aku entah kenapa overthinking,   lagi persiapan ujian, ortu nanya kapan nikah, adekku masuk miss Indonesia. Fyi, di keluargaku, aku cowok sendiri dan aku yang diharapkan bisa sukses. Tapi sampai hari ini? Belum juga...

AKHIRNYA, AKU SAMPAI!

  Hari ini aku dengar mantanku sudah lebih baik. Responku sedih, sudah pasti. Aku melepasnya karena kekecewaanku pada malam itu. Aku merasa sudah berjuang agar bisa bertemu keluarganya. Tapi aku merasa dia sering menunda sehingga membuatku berpikir tidak ada niat serius. Di tengah kesedihanku ini, aku mengambil waktu merenung. Kehilangan memang sudah jadi bagian dari diiriku. Aku begitu akrab dengan kesepian. Di titik ini, aku sudah merasa mencapai puncak sebagai manusia, yaitu menerima kesendirian. Itulah kodrat yang seharusnya. Tidak ada apapun di dunia ini yang memang benar benar milikku selain diriku sendiri. Cepat atau lambat semua orang akan pergi. Aku menemukan bahwa semakin hari, aku semakin baik memahami ini. Dulu aku ingat begitu tersiksanya aku berdamai dengan kesepian. Aku menangis setiap malam, bermenung sendiri hingga kembali nangis. Aku masih menganggap ini adalah hukuman yang aku terima akibat dosaku di masa lalu. Untungnya sekarang aku menemukan imanku bert...

Part of Eirenisme

 22.34 Aku tertatih menuju laptopku barusan. Aku membutuhkannya segera, bak pil yang harus segera aku minum. Jantungku berada di sepertiga detakan, otak mendesak agar kesunyian ini menemukan peraduannya. Hati mengirim sinyal penuh untuk segera mengantisipasi bahayanya. Aku menarik napas dalam ditemani closure dari pamungkas. Ringan saja, kutarik nafas lalu keluarkan. Tampak semilir angin membelah kesunyian ini. Ia membawa jejak kecil kesepian dari dalam pikiran, melebur dan mengangkasa bersama angan. Di setiap hembusannya kuselipkan ringan diriku, berharap Dia melihat aku dalam ukuran ukuran kecil.  Sementara di dalam aku sedang mengerang. Cambuk cambuk kesunyian itu mengenai jiwaku. Aku berputar, mengecil untuk menghindar. Namun di setiap dindingnya mengandung kaca kecil yang menusuk pelan daging mentah ini. Aku menariknya keluar dengan lembut, beraharap perihnya bisa membuat dahagaku hilang. Aku tidak ingin menghindari ini. Sudah saatnya aku masuk ke ruangan gelap ini. Tidak...

Apa Cerita VI

Halo ketua ! Apa kabar ? Semoga sehat dan bahagia ya. Itu ajala dulu kita buat pondasi. Aku disini juga bahagia, tapi ga sehat. Baru beserak aku tadi di jalan, ditabrak bocil. Lukanya dikit, move on nya yang lama. Becanda! Terkilir aja di lutut sama betis sama punggung, pegal kali. Hari ini bingung aku mau cerita apa. Karena banyak kali mau kuceritakan . Situasi sekarang hari Selasa 17 Juni 2025 pukul 20.43 WIB. Untuk soundtrack NDX full album hahaha. Lagi candu2nya aku sama lagu orang ini. Lagu batak absen la dulu ketua, soalnya hidupku butuh sedikit ea ea ea. Aku sekarang udah pindah dari Balige, dan sekarang di ? Duri, Riau . Senang kali aku rasanya pas pindah dari Balige. Kayak keangkat gitu semua masalahku. Jujur aja, sejak berserak di Dolok Sanggul buat aku down kali, ngerasa capek kali ngejalani hidup. Siang malam aku doa mohon pertolongan, kadang duet sama air mata manatau makin cepat naiknya. Sakitnya itu, pulang jam 11 abis survei, gerimis, kedingingan karena suhu 18*C. Itu b...

Apa Cerita V

 HALO WOI !!!  Udah mau setahun aku ga nulis di blog ini . Tadi sebelum nulis, aku baca apa cerita iv, yang aku tulis sebelumnya. Anjr itu hidupku masih berat kali, cobaan lagi gila-gilanya datang . Sekarang aku baca lagi sudah bisa tersenyum. Karena apa? tentu karena sudah berhasil melaluinya. Berkat Tuhan la ini semua . Kalian apa kabar ? semoga sehat dan bahagia juga. Itu aja pondasi hidup ini, keduanya harus kalian rasakan. Kalau salah satu aja gaenak, kek ada yang kurang . Aku kembali nulis ini dengan perasaan baik baik saja. Sekarang pukul 18:57 WIB , aku baru pulang kerja. Baju belum ganti, pas sampe langsung buru buru buka laptop dan nulis. Kalian ngerasa ga kaya dunia ini makin tinggi tahun, perputarannya makin cepat. Aku ngerasa kali. Buktinya, sering seliweran kalimat, "haha hihi ternyata udah mau setengah tahun" .  Jujur aku kadang gabisa ngimbangin kecepatan dunia ini. Ada perasaan pengen menikmati momen lebih lama. Bukan malas, tapi kecepatannya ini sudah sa...