Mungkin ini saatnya aku mengatakan semuanya. Aku tahu ini seharusnya tak pernah aku katakan, setidaknya sampai saat yang tepat . Tapi aku sudah hampir kehabisan kata-kata. Semua kata yang aku berikan pasti hanya berujung pada satu makna dan aku yakin kau tahu itu. Mungkin setelah aku menuliskan ini, aku akan berhenti menuliskan sesuatu tentangmu. Aku ingin beristirahat sejenak, tak baik seseorang terlarut dalam kesedihan terlalu lama. Kau pernah bertanya “Kenapa sih gak ngejar wanita lain ?”. Jawabannya, aku tidak tahu. Aku merasa tak ada yang bisa menggantikanmu. Banyak kok yang datang dan sepertinya open terhadapku, tapi aku tak tahu mengapa semuanya hanya berlangsung sebentar. Aku menemukan rasa jenuh dan bosan , sangat beda jika denganmu. “Kenapa sih gak pernah muji aku cantik sekali aja ?” . Aku akui, aku tidak pernah mengatakan itu langsung terhadapmu. Aku tak mau mengatakannya kepadamu. Tapi percayalah, hati ini selalu berkata demikian setiap kita bertemu. “Kena...