Kali ini aku pengen bahas sesuatu yang mungkin sering kita rasakan bersama. Iya kau juga termasuk, kau, kok nengok belakang pulak. Kecewa menurut aku beda dengan marah. Karena kalo marah itu adalah pelampiasan yang rata-rata berakhir kasar. Sedangkan kecewa sedikit lebih ‘berkelas’ dibanding marah. Gak semua orang bisa kecewa. Kebanyakan orang lebih memilih marah dibanding kecewa. Karena jika kita marah maka kita akan melampiaskannya secara kasar. Kalo kecewa kita ‘marah’ namun dengan kepala dingin. Kita sampaikan dengan baik-baik lalu setelah itu diam. Kecewa merupakan marahnya orang sabar. Seram ? Iya lah. Marahnya orang sabar itu seram. Gak harus main tangan atau memaki,biar dibilang seram. Cukup diam. Itu lebih seram, serius. Gadak yang lebih sakit daripada didiamkan. Jika marah berarti masih perduli, namun jika terlanjur kecewa ? mungkin bisa diperbaiki namun sedikit lebih rumit. Jika kalian pernah dicurangi atau disakiti lalu kecewa bukannya marah, maka tersenyu...