HALO WOI !!!
Udah mau setahun aku ga nulis di blog ini . Tadi sebelum nulis, aku baca apa cerita iv, yang aku tulis sebelumnya. Anjr itu hidupku masih berat kali, cobaan lagi gila-gilanya datang . Sekarang aku baca lagi sudah bisa tersenyum. Karena apa? tentu karena sudah berhasil melaluinya. Berkat Tuhan la ini semua .
Kalian apa kabar ? semoga sehat dan bahagia juga. Itu aja pondasi hidup ini, keduanya harus kalian rasakan. Kalau salah satu aja gaenak, kek ada yang kurang .
Aku kembali nulis ini dengan perasaan baik baik saja. Sekarang pukul 18:57 WIB , aku baru pulang kerja. Baju belum ganti, pas sampe langsung buru buru buka laptop dan nulis.
Kalian ngerasa ga kaya dunia ini makin tinggi tahun, perputarannya makin cepat. Aku ngerasa kali. Buktinya, sering seliweran kalimat, "haha hihi ternyata udah mau setengah tahun" .
Jujur aku kadang gabisa ngimbangin kecepatan dunia ini. Ada perasaan pengen menikmati momen lebih lama. Bukan malas, tapi kecepatannya ini sudah sampai meninggalkan sosial. Padahal dunia diisi oleh manusia yang juga makhluk sosial. Porsi untuk memahami sudah dipangkas begitu banyak karena kecepatan ini . Semakin cepat dia berproses maka semakin naik sosialnya dan semakin besarlah dia. Hal paling fatal dari kecepatan adalah : lahirnya egois.
Kita sepakat ga kalau sosial adalah landasan kehidupan? Di dalamnya ada memahami, komunikasi, berbuat baik, perduli dan empati. Satu yang menonjol hanya komunikasi, itu pun dilandasi ego. Aku menghubungi karena butuh bantuan, aku bicara karena aku perlu, aku ketemu karena aku pengen terkenal. Inikah sosial yang akan terjadi di masa depan ?
Kadang aku merasa khawatir, kalau ini terus berlanjut. Motor pembalap aja yang diciptakan utk cepat, ada remnya. Lantas kalau dunia ini sudah begitu cepat dan melahirkan ego yang semakin besar, siapa yang bertindak sebagai rem ? Udah mulai netes air mataku ngetik ini. Sori ketua, kita lemah kali masalah perasaan soalnya.
Kita sendiri la remnya. Makanya, setelah pulang kerja , aku sempatkan motoran pelan, menikmati suasana pulang. Kadang mampir beli batagor, ngobrol ama kang batagornya. Atau ni, pernah random nyamperin orang yang lagi duduk sendiri di kursi indomaret, terkhir ngobrol bareng.
Itu cara aku rem dunia. Dengan begitu aku menambah ruang memahami dan sosialisasi diriku. Kalau kalian gimana ?
btw lancur part 2 kalau rame
Komentar
Posting Komentar