Kali ini aku pengen bahas sesuatu yang mungkin sering kita
rasakan bersama. Iya kau juga termasuk, kau, kok nengok belakang pulak.
Kecewa menurut aku beda dengan marah. Karena kalo marah itu
adalah pelampiasan yang rata-rata berakhir kasar. Sedangkan kecewa sedikit lebih
‘berkelas’ dibanding marah. Gak semua
orang bisa kecewa. Kebanyakan orang lebih memilih marah dibanding kecewa.
Karena jika kita marah maka kita akan melampiaskannya secara kasar. Kalo kecewa
kita ‘marah’ namun dengan kepala dingin. Kita sampaikan dengan baik-baik lalu
setelah itu diam.
Kecewa merupakan marahnya orang sabar. Seram ? Iya lah.
Marahnya orang sabar itu seram. Gak harus main tangan atau memaki,biar dibilang
seram. Cukup diam. Itu lebih seram, serius. Gadak yang lebih sakit daripada
didiamkan. Jika marah berarti masih perduli, namun jika terlanjur kecewa ?
mungkin bisa diperbaiki namun sedikit lebih rumit.
Jika kalian pernah dicurangi atau disakiti lalu kecewa bukannya marah,
maka tersenyumlah. Kalian membuktikan bahwa diri kalian adalah orang yang
sabar. Yang jika diperlakukan tidak semestinya kalian memilih tersenyum atau
mengalah dan mengambil sikap baik untuk memperbaiki suasana. Tanpa kalian
sadari, jika kalian dikecewakan dan memilih jalur yang ‘berkelas’ maka tindakan
kalian sudah tepat. Hal ini lah yang diperlukan di zaman sekarang ini. Bukan
tersulut emosi lalu marah dan main hakim sendiri sehingga memperkeruh suasana.
Mari kita belajar bersama untuk ‘kecewa’. Karena yang namanya masalah itu pasti selalu ada. Maka jika itu tidak dapat dibendung maka cara lain adalah atasi diri kita sendiri. Apapun yang terjadi
cobalah tenangkan diri sendiri terlebih dahulu. Setelah itu sampaikan dengan
baik. NAH ITU LAH DIA ‘KECEWA’. Aku
harap kalian mengerti apa yang aku tulis karena aku sendiri masih mengalami
kesulitan dalam menyampaikan sesuatu melalui tulisan. Tapi intinya, apapun yang
dihasilkan saat emosi tidak baik. Maka "kecewalah" .
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusBagus. Tapi jangan petuah terus. Cerpen kek pak atau cerita hantu.
BalasHapusSiap bang makasih yaa
Hapus