Haalooo!!
Akhirnya setelah sekian lama aku kembali menulis. Malas adalah salah satu kendalanya. Rinduku akan blog yang udah kubuat sejak SMA akhirnya terobati. Aku bisa menulis lagi sekarang.
Dua postingan sebelum ini aku cerita tentang seseorang yang ngajarin aku apa itu cinta. Nah, sekarang aku sudah lega karena aku sudah berhasil move-on!!. Memang banyak fase yang harus dilewati seperti menangis, terpuruk, sedih, melihat semua wanita itu sama. Tapi untungnya setelah melepas aku lega. Aku ga perlu lagi capek menjaga perasaan. Aku menang!
Kehidupan aku sekarang lebih baik, emang enak melepas orang yang udah menyia-nyiakan kita. Aku berpikir aku bisa dekati cewek lain tanpa ada bayang-bayangnya. Itu sebuah kelegaan yang hakiki. Walaupun membuka hati lagi susah minimal aku mau melakukan pdkt lagi.
Aku mulai tuh melirik adik kelas di kampus yang dulu aku jauhin karena masih dekat ama si 'kawan'. Semua cewek yang pengen kali ku dm ajak kenalan, kulakukan! Aku mulai menginstall aplikasi pencari jodoh. Pokoknya yang berperluang untuk aku dapat pengganti dia nih, aku lakuin!
Walaupun jujur nih ya, aku sebenarnya ga bisa pdkt. Bukan ga bisa sih, tapi takut untuk memulai. Kenapa ? karena dari dulu aku terbiasa di chat duluan sama si cewek. Nah setelah dia nge-chat duluan aja nih, bagi aku dia udah buka pintu tuh untuk aku mengenal dia. Maksud aku, dia hanya buka pintu aja gitu, sisanya biar aku yang meyakinkan dia. Si 'kawan' kemaren pun dia yang nge-chat aku duluan dari facebook, dia duluan yang membuka pintu makanya aku pun masuk.
Setelah lepas dari dia, aku mencoba hal baru. Aku yang mengetuk pintu. Bukan lagi aku yang harus menunggu. Dan ternyata ? SUSAH!
Jadi gini, setelah lepas dari dia aku pernah dekat sama cewek lain. Sebut saja namanya cika. Aku kenal dia dari aplikasi yang ada 'lihat sekitar'. Jadi aplikasi itu akan memuat kira-kira 20 orang paling dekat dengan lokasi kita. Nah, aku ketemu si cika di jarak 1.2 km. Pandangan pertama lihat si cika aku suka karena menarik aja gitu. Asal aku tambah aja sebagai teman. Yaa namanya iseng kann, prinsipnya diterima sukur kalo engga cari lagi. Aku ingat waktu itu siang aku lagi makan di kede (kaya warteg gitu). Tangan kanan megang paha ayam sambal, tangan kiri ngescroll.
Gak lama kemudian, cuman 5 menit pertemanan aku disetujui. Jujur aku kaget karena itu rekor tercepat yang pernah aku raih. Biasanya itu bisa perhari bahkan perminggu. Dia cuman 5 menit. Pikiranku 'apa dia sama kayak aku gitu lagi terpuruk ?'.
Akhirnya setelah sekian lama aku kembali menulis. Malas adalah salah satu kendalanya. Rinduku akan blog yang udah kubuat sejak SMA akhirnya terobati. Aku bisa menulis lagi sekarang.
Dua postingan sebelum ini aku cerita tentang seseorang yang ngajarin aku apa itu cinta. Nah, sekarang aku sudah lega karena aku sudah berhasil move-on!!. Memang banyak fase yang harus dilewati seperti menangis, terpuruk, sedih, melihat semua wanita itu sama. Tapi untungnya setelah melepas aku lega. Aku ga perlu lagi capek menjaga perasaan. Aku menang!
Kehidupan aku sekarang lebih baik, emang enak melepas orang yang udah menyia-nyiakan kita. Aku berpikir aku bisa dekati cewek lain tanpa ada bayang-bayangnya. Itu sebuah kelegaan yang hakiki. Walaupun membuka hati lagi susah minimal aku mau melakukan pdkt lagi.
Aku mulai tuh melirik adik kelas di kampus yang dulu aku jauhin karena masih dekat ama si 'kawan'. Semua cewek yang pengen kali ku dm ajak kenalan, kulakukan! Aku mulai menginstall aplikasi pencari jodoh. Pokoknya yang berperluang untuk aku dapat pengganti dia nih, aku lakuin!
Walaupun jujur nih ya, aku sebenarnya ga bisa pdkt. Bukan ga bisa sih, tapi takut untuk memulai. Kenapa ? karena dari dulu aku terbiasa di chat duluan sama si cewek. Nah setelah dia nge-chat duluan aja nih, bagi aku dia udah buka pintu tuh untuk aku mengenal dia. Maksud aku, dia hanya buka pintu aja gitu, sisanya biar aku yang meyakinkan dia. Si 'kawan' kemaren pun dia yang nge-chat aku duluan dari facebook, dia duluan yang membuka pintu makanya aku pun masuk.
Setelah lepas dari dia, aku mencoba hal baru. Aku yang mengetuk pintu. Bukan lagi aku yang harus menunggu. Dan ternyata ? SUSAH!
Jadi gini, setelah lepas dari dia aku pernah dekat sama cewek lain. Sebut saja namanya cika. Aku kenal dia dari aplikasi yang ada 'lihat sekitar'. Jadi aplikasi itu akan memuat kira-kira 20 orang paling dekat dengan lokasi kita. Nah, aku ketemu si cika di jarak 1.2 km. Pandangan pertama lihat si cika aku suka karena menarik aja gitu. Asal aku tambah aja sebagai teman. Yaa namanya iseng kann, prinsipnya diterima sukur kalo engga cari lagi. Aku ingat waktu itu siang aku lagi makan di kede (kaya warteg gitu). Tangan kanan megang paha ayam sambal, tangan kiri ngescroll.
Gak lama kemudian, cuman 5 menit pertemanan aku disetujui. Jujur aku kaget karena itu rekor tercepat yang pernah aku raih. Biasanya itu bisa perhari bahkan perminggu. Dia cuman 5 menit. Pikiranku 'apa dia sama kayak aku gitu lagi terpuruk ?'.
Cika yg udh kasih bunga ya? Wkwkwk
BalasHapus