Hai kamu, apa kabar ? Aku harap kamu baik-baik yah, ntah dengan yang baru ataupun kamu masih sendiri sama kaya aku hehe. Lagian kan, cuman aku yang berharap kita sama-sama lagi, yakan ? Yaudah gapapa, itu memang harus aku tanggung sendiri.
Oh iya, aku baik-baik aja kok , ya manatau kamu sempat terpikir keadaan aku. Kata orang, apa yang sudah pergi jika kembali lagi pasti tak akan sama. Aku sangat setuju. Aku sudah berubah. Aku sudah berubah sejak kita berpisah. Aku gamau lagi sama kayak dulu, menyia-nyiakan sesuatu yang seharusnya aku jaga. Aku juga udah gamau berpikir singkat lagi. Aku sudah mulai berfikir positif tentang apa yang sudah aku alami. Kecerobohan yang sering aku lakuin juga udah mulai berkurang. Seperti pas kamu butuh waktu serius aku malah becanda, padahal tujuan aku biar kamu lebih santai menghadapi masalah yang memang aku tahu itu berat. Aku sudah belajar untuk lebih serius jika kamu mau aku serius, aku udah bisa bedain saat serius dan saat bercanda. Aku juga udah memperbaiki kelakuanku yang mungkin suka berbohong, karena aku tahu kamu paling benci dibohongi. Aku juga udah mempertajam keahlianku bermain gitar, ya manatau, manatau nih ya, kamu minta aku mainin lagu trus kamu yang nyanyi. Aku sudah lebih mahir, karena aku tahu suara kamu yang merdu layak diiringi dengan petikan yang indah. Aku masih ingat hobi kamu yang suka dibonceng sambil ngebut. Sekarang juga aku sudah lebih ngebut dari yang dulu hehe. Mungkin suatu saat nanti, kita bisa coba satu motor lagi. Pokoknya aku sudah berubah, bukan jadi yang kamu inginkan, tapi jadi lebih baik.
Aku berubah karena memang aku merasa ada hal yang menurut aku memang perlu untuk dirubah. Aku juga tidak ingin merubah sesuatu dalam diriku, yang jika menurutku tidak perlu dirubah, namun butuh sedikit pengertianmu.
Aku sudah mendapat banyak pelajaran sejak kita pisah. Aku juga sudah mendapat banyak hal dan pelajaran yang penting. Jadi, jika kamu pikir sedang menguji aku, tolong hentikan, karena ini sudah begitu lama dan rasa rindu ini sudah begitu menumpuk.
Atau kamu masih terlalu takut untuk memulai hal baru denganku ? Aku paham. Aku siap jika kamu masih ingin waktu yang lebih lama, aku siap. Aku juga akan gunakan waktu itu untuk lebih siap lagi jikalau kamu sudah mau menerimaku lagi.
Atau kamu sudah bahagia dengan yang lain ? Kamu sudah nyaman bersamanya dan aku datang dan itu sangat mengganggumu ? Aku siap pergi ke sudut sana, hanya melihatmu , yang berharap kamu melihat ke sini dan menyadari masih ada aku jika kamu butuh.
Atau kamu sudah tidak ingin melihatku lagi ? Itu tidak masalah, berarti kamu ingin aku berusaha lebih keras lagi dari sebelumnya agar kamu bisa memikirkanku lagi. Aku siap merobohkan benteng hatimu yang kokoh.
Aku selalu duduk di kursiku, menantimu. Jika aku mulai jenuh, aku mulai melihat senyummu yang otomatis muncul di pikiranku. Jika aku mulai lelah, secara otomatis aku berdoa agar aku dikuatkan oleh-Nya. Dan itu membuatku tenang dan semangat lagi.
Aku di sini, rindukan aku dan maafkan masa lalu. Aku siap jika kita memulainya lagi.
Oh iya, aku baik-baik aja kok , ya manatau kamu sempat terpikir keadaan aku. Kata orang, apa yang sudah pergi jika kembali lagi pasti tak akan sama. Aku sangat setuju. Aku sudah berubah. Aku sudah berubah sejak kita berpisah. Aku gamau lagi sama kayak dulu, menyia-nyiakan sesuatu yang seharusnya aku jaga. Aku juga udah gamau berpikir singkat lagi. Aku sudah mulai berfikir positif tentang apa yang sudah aku alami. Kecerobohan yang sering aku lakuin juga udah mulai berkurang. Seperti pas kamu butuh waktu serius aku malah becanda, padahal tujuan aku biar kamu lebih santai menghadapi masalah yang memang aku tahu itu berat. Aku sudah belajar untuk lebih serius jika kamu mau aku serius, aku udah bisa bedain saat serius dan saat bercanda. Aku juga udah memperbaiki kelakuanku yang mungkin suka berbohong, karena aku tahu kamu paling benci dibohongi. Aku juga udah mempertajam keahlianku bermain gitar, ya manatau, manatau nih ya, kamu minta aku mainin lagu trus kamu yang nyanyi. Aku sudah lebih mahir, karena aku tahu suara kamu yang merdu layak diiringi dengan petikan yang indah. Aku masih ingat hobi kamu yang suka dibonceng sambil ngebut. Sekarang juga aku sudah lebih ngebut dari yang dulu hehe. Mungkin suatu saat nanti, kita bisa coba satu motor lagi. Pokoknya aku sudah berubah, bukan jadi yang kamu inginkan, tapi jadi lebih baik.
Aku berubah karena memang aku merasa ada hal yang menurut aku memang perlu untuk dirubah. Aku juga tidak ingin merubah sesuatu dalam diriku, yang jika menurutku tidak perlu dirubah, namun butuh sedikit pengertianmu.
Aku sudah mendapat banyak pelajaran sejak kita pisah. Aku juga sudah mendapat banyak hal dan pelajaran yang penting. Jadi, jika kamu pikir sedang menguji aku, tolong hentikan, karena ini sudah begitu lama dan rasa rindu ini sudah begitu menumpuk.
Atau kamu masih terlalu takut untuk memulai hal baru denganku ? Aku paham. Aku siap jika kamu masih ingin waktu yang lebih lama, aku siap. Aku juga akan gunakan waktu itu untuk lebih siap lagi jikalau kamu sudah mau menerimaku lagi.
Atau kamu sudah bahagia dengan yang lain ? Kamu sudah nyaman bersamanya dan aku datang dan itu sangat mengganggumu ? Aku siap pergi ke sudut sana, hanya melihatmu , yang berharap kamu melihat ke sini dan menyadari masih ada aku jika kamu butuh.
Atau kamu sudah tidak ingin melihatku lagi ? Itu tidak masalah, berarti kamu ingin aku berusaha lebih keras lagi dari sebelumnya agar kamu bisa memikirkanku lagi. Aku siap merobohkan benteng hatimu yang kokoh.
Aku selalu duduk di kursiku, menantimu. Jika aku mulai jenuh, aku mulai melihat senyummu yang otomatis muncul di pikiranku. Jika aku mulai lelah, secara otomatis aku berdoa agar aku dikuatkan oleh-Nya. Dan itu membuatku tenang dan semangat lagi.
Aku di sini, rindukan aku dan maafkan masa lalu. Aku siap jika kita memulainya lagi.
Komentar
Posting Komentar