Kita sempat berbagi kisah yang berujung dengan kasih.
Menyapa setia perasaan yang kadang berakhir sakit. Kita pernah menghadapi luka
bersama yang berakhir dengan tawa, dan menyeka airmata untuk menimbulkan
senyuman. Yang terpenting, kita pernah saling percaya .
Aku dulu pernah menjadi pelengkapmu, yang berdiri paling
depan untuk menghapus air matamu. Yang setia berjuang hanya untuk senyumanmu.Telingaku
juga setia mendengar kisah-kisah indah hidupmu. Dan yang paling bahagia, aku
senang sempat menjadi alasan dari senyumanmu.
Tapi sekarang , matahari dari duniaku sudah menemukan tempat
peraduannya yang baru. Tugasku menjaga sinarnya tetap terang sudah selesai. Aku
bahagia sempat menjadi orang untuk kau bagikan kisah hidupmu. Meski sekarang, kisah
yang dulu kini berbalik menjadi hisak. Bukan hisak yang sementara, namun hisak
yang tak bisa diseka, dibalut dengan sekedar tawa, dan akan selalu membekas.
Aku bahagia jika kau bahagia, walau bukan bersamaku. Telingaku
juga akan tetap mendengar kisah indah hidupmu, bersamanya.
Mungkin Tuhan menjadikan kita berjalan mengitari bola. Kita
mengambil jalan yang berbeda, namun pada akhirnya dipertemukan kembali pada
satu titik. Atau Tuhan punya matahari baru untukku yang lebih terang , yang
bisa aku jaga sinarnya tetap menyala. Jika ya, aku akan mencarinya !
Namun, hingga saat itu tiba izinkan aku untuk menyimpan
senyumanmu untuk kujadikan bintang kecil di dalam duniaku :) .
Komentar
Posting Komentar